Sunday, May 16, 2010

Kesultanan Sulu













Sewaktu mencari gambar sundang dalam beberapa blog, saya terjumpa satu laman web dari Filipina, kerana latar bahasanya bahasa tempatan mereka saya gagal memahami maksud yg ingin di sampaikan. Persamaan senjata dalam laman web tersebut menyakinkan saya ianya hasil peninggalan pahlawan kesultanan sulu, lantas saya cuba mencari serba sedikit fakta siapakah yang mengasaskan kesultanan tersebut.
Menariknya ia mempunyai perkaitan antara kesultanan Johor. Walaupun faktanya menyatakan 'arab dari Johor' pastinya ia sudah berasimilasi dengan budaya dan pemikiran kesultanan Johor sehingga dapat membangunkan sebuah kesultanan di Sulu. Menariknya senjata pahlawan mereka dapat menceritakan asal usulnya.

Sekitar era 1450-an, seorang Arab dari Johor yaitu Shari'ful Hashem Syed Abu Bakr tiba di Sulu. Pada tahun 1457, ia mendirikan Kesultanan Sulu dan memakai gelar "Paduka Maulana Mahasari Sharif Sultan Hashem Abu Bakr". Gelara "Paduka" adalah gelar setempat yang berarti tuan sedangkan "Mahasari" bermaksud Yang DiPertuan.

Pada tahun 1703, Kesultanan Brunei menganugerahkan Sabah Timur kepada Kesultanan Sulu atas bantuan mereka menumpas pemberontakkan di Brunei. Pada tahun yang sama, Kesultanan Sulu menganugerahkan Pulau Palawan kepada Sultan Qudarat dari Kesultanan Maguindanao sebagai hadiah perkawinan Sultan Qudarat dengan puteri Sulu dan juga sebagai hadiah persekutuan Maguindanao dengan Sulu. Sultan Qudarat kemudian menyerahkan Palawan kepada Spanyol.-sumber wikipedia

No comments:

Post a Comment